Posted by: achiksolehah on: May 19, 2009
Ada Sifat Babi Yg Sangat Diharamkan Untuk Umat Islam
Ada orang asing bertanya (ilmuwan) kepada salah seorang ulama mengenai haiwan babi ini…
Ilmuwan: Haramnya haiwan babi bagi umat muslim adalah disebabkan kerana banyaknya parasit dan kotoran dalam haiwan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedoktoran, bukankah mungkin nantinya haiwan babi dapat dibersihkan dari virus dan parasit yg mematikan ini? Apakah nantinya haiwan babi yangg bersih ini akan menjadi halal?
Ulama: Haramnya babi bukan kerana hal itu saja.. Tetapi ada sifat babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam.
Ilmuwan: Apakah itu?
Ulama: Cuba anda buat dua kandang. Satu kandang anda isi dengan 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam bet ina . Satu kandang lagi anda isi dgn 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina. Apakah yg akan terjadi pada masing-masing di kandang tersebut? Bisakah anda menekanya?
Ilmuwan: Tidak.
Ulama: Mari kita lihat sekarang. Pada kandang pertama di mana ada 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina . Yang terjadi adalah 2 ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk merebut 1 ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang atau kalah. Dan itu adalah sesuai dengan kudrat dan fitrah manusia yg diciptakan.
Ilmuwan: Pada kandang babi?
Ulama: Ini yg menarik. Pada kandang kedua itu, 2 ekor babi jantan itu tidak berkelahi untuk merebut babi betina tersebut malahan menyetubuhi secara beramai-ramai babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan homoseksual antara kedua ekor babi jantan tersebut setelah selesai dengan si betina. Hal inilah yg jelas-jelas bertentangan dengan fitrah umat manusia. Bila umat Islam ikut-ikutkan memakan babi maka ditakutkan umat Islam akan mempunyai sifat karakteristik seperti babi ini..
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab
“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging haiwan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” – Surah Al-Maidah (5): ayat 3.
Recent Comments